Pinjaman Terdahulu Masih Belum Lunas, Bisa Pinjam Lagi Nggak, Sih?


Ya, namanya juga kebutuhan, itu selalu bertambah dan tidak ada artinya. Terkadang tiba-tiba dan kami menyebutnya sebagai kebutuhan yang tidak terduga. Untuk itu, kita harus dengan bijak mengatur keuangan agar dapat menghemat uang. Tabungan ini bisa digunakan saat ada kebutuhan mendesak dalam jumlah banyak. Namun, bagaimana jika Anda tidak punya tabungan? Kalau ada keperluan beli tiba-tiba padahal tanggal pembayaran masih lama, saya terbiasa pakai kartu kredit. Kalau tidak punya kartu kredit, pasti pinjam ke bank kan?

Masalah lain muncul. Misalnya, Anda saat ini sedang dalam masa pembayaran pinjaman yang tinggi. Apakah pengajuan kredit bank akan diterima jika pinjaman tidak dilunasi? Tenang saja, pengajuan kredit Anda bisa diterima, serius, meski masih mencicil. Ada beberapa tips yang perlu Anda terapkan.

1. Pertahankan koleksi yang mulus

Sebagai nasabah, Anda harus membayar cicilan dengan lancar, tepat waktu. Dengan selalu membayar tagihan tepat waktu atau sebelum deadline maka riwayat pembayaran Anda yang tercatat di Bank Indonesia akan baik. Dalam industri perbankan, istilahnya adalah kumpulan (saat ini).

Jika Anda sudah menunggu untuk dibilas, Anda akan diterima di bank mana pun. Histori pembayaran akan dibaca oleh semua bank yang berada di bawah pengawasan OJK melalui sistem slik online (penggantian Cek BI).

2. Jalin hubungan yang baik dengan pemasaran

Bank pemasaran adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan permintaan pinjaman dari calon pelanggan. Melalui orang ini, Anda akan diperlakukan sampai pengajuan pinjaman Anda akhirnya diterima. Jika kebutuhan administrasi Anda terlalu sulit, biasanya mereka akan memberikan solusi dan bantuan pribadi. Untuk ini, pastikan Anda memiliki hubungan yang baik dengan bank pemasaran.

3. Minta nilai tambah

Jika riwayat pembayaran Anda bagus, bank akan mengingat Anda. Alih-alih memulai hubungan baru dengan bank lain, ada baiknya untuk tetap “setia” kepada bank yang sama. Triknya adalah dengan mengajukan top up pinjaman. Kemudian, pinjaman yang belum dilunasi di muka akan ditambahkan. Jadi skema penghitungannya akan berbeda karena jumlah pinjaman juga meningkat.

4. Hitung kapasitas pembayaran Anda

Sebelum mengajukan pinjaman ke bank, sebenarnya Anda bisa menghitung kapasitas pembayaran Anda. Bank kemudian akan menghitung IDIR Anda. Dari perhitungan itu, mereka harus mendapatkan angka 65-70% untuk berani menerima kredit Anda. Pada dasarnya uang yang Anda gunakan untuk membayar cicilan adalah maksimal 30% dari total pendapatan bulanan Anda.

5. Nilai jaminan

Dalam mengakses pinjaman, beberapa bank membutuhkan agunan. Ini melimpah di bank konvensional. Jika nilai agunan Anda tinggi, bank akan berani menerima pinjaman Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *